Posts Tagged 'ambient'

Tugas Akhir: Move For Health


Huehehehe… Akhirnya.. setelah gw tunggu selama 5 taun terakhir ini, akhirnya gw lulus juga. Well, masih belom diwisuda sih. Tapi akhirnya semua matakuliah berhasil gw lewatin, termasuk si raja terakhir “tugas akhir”!!  

Setelah melalui persidangan lumayan lama (hampir 1 1/2 jam), akhirnya gw bisa lulus dengan nilai A!! Huehehehe… Mungkin kedengerannya nyomobong, tapi gw gak peduli! Hahahaha… Boleh dong hari ini gw bahagia!!

Dengan berakhirnya semua ini, damiSidharta sangat berterima kasih pada semua yang telah membantu:

1. Allah SWT, atas segala karuniaNya, dan karena telah menciptakan orang-orang yg akan gw sebutkan berikut ini, karena tanpa mereka, damiSidharta bukan apa-apa.

2. Ibu tercinta, yang tidak pernah lelah memberikan dukungan dan doa.

3. Alm. Bapak tercinta, yang tentunya selalu melihat dan mendukung gw dari sana. TA ini untukmu, Pak!

4. Oom Teted, yang terus mendukung dan mendoakan.

5. Uti dan Akung, atas semua doa dan dukungannya.

6. Maya, Gaya, dan Runi, yang selalu menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik.

7. Dra. Ifa Safira selaku pembimbing atas segala waktu dan masukannya.

8. Sari Hatma S.Sn selaku pembimbing atas segala waktu dan masukannya.

9. Drs. Didit Widiatmojo, Pak Indarsjah, dan Ibu Lies atas segala waktu dan masukannya.

10. Mas Ronny, Pak Amas, Pak Didi dan segenap karyawan dan staf pengajar DKV ITB yang sangat baik dan membantu.

11. Stephanus Indrajaya, M.D.,M.Sc.,Ph.D dan seluruh staf WHO atas segala bentuk informasi yang diberikan kepada penulis.

12. Pak Maman Purnama dan Pak Saefudin dari Dinas Kesehatan atas segala bantuan dan informasinya.

13. Pak Fainal dari Departemen Kesehatan atas buku dan masukannya.

14. Mas Paul Sidharta yang telah menjadi contoh atas bimbingannya.

15. Mas Hakim Lubis yang selalu menyempatkan menjawab semua pertanyaan saya.

16. Pak Budiman Hakim, Pak Daniel Rembeth, Pak Amrie, Mbak Julianty, Mas Anto, Mas Rey, Mas Rahadian P. Paramita, Mas sheque, Pak Ricky Pesik, Mas Glenn Marsalim, dan senior-senior di milis Creative Circle Indonesia, atas bimbingan dan masukannya.

17. Shafiq dari JWT, atas bimbingan copywritingnya.

18. Dini Meutia dari FCB atas kiriman rate card Tvnya yang sangat bermanfaat.

19. Adi, fotografer dan DI artist handal, atas semua bantuannya yang tanpa pamrih.

20. Regga, film director, sound engineer, dan talent yang serba bisa atas bantuannya.

21. Digily Digital Printing, yang telah bersedia menjadi sponsor TA ini, atas bantuannya selama ini.

22. Zaky, talent berbakat atas bantuannya. Semoga semester depan Anda bisa jadi nomer satu.

23. Udjo, atas bantuannya sebagai talent dan sebagai teman.

24. Mas Fritz dari Bagian Promosi Cihampelas Walk, dan segenap staf keamanan Ciwalk atas bantuannya.

25. Bapak Prono, atas pinjaman rumah dokternya.

26. Ramadhan, atas webnya.

27. Tia dan Teguh, untuk bantuannya dari Jakarta yang selalu bisa diandalkan.

28. Anak-anak T.A. KVP, Tyas (yang selalu bisa ngasih sudut pandang yang berbeda), Dina (atas masukan dan bantuannya), Otto dan Ula (Untuk masukannya).

29. Teman-teman 2001: Wikan, Harky, Irfan, Anin, Banung (atas petuahnya dalam menjalani TA), Desti, Nadia, Felix, Ina, Mamang, (atas dukungan dan semangatnya).

30. Ebet, Ani, Indra, Adit PK, dan teman-teman DKV lainnya atas masukannya yang berharga.

31. Nanda, Udjo, Mesjal, Ferik, Arum, Mey, Hendri, Rama, Gege, dari Hedonesia, untuk unity, untuk cinta.

32. Satrio Anus, atas pinjaman property shootingnya.

33. Dika dan Wika dari kamar sebelah, untuk semua masukan dan bantuannya.

34. Aancool, Budi Yuwono, Iput, Jatie, Audy, Alex, dan temen-temen dari iwantyourbloodyjob.blogspot.com, atas masukan dan dukungannya.

35. Teman-teman Dari Seni Rupa dan Desain ITB yang telah menghiasi hari-hari dengan cara-cara yang tidak terpikirkan, angkatan 2001, para senior dan para junior.

36. Uti, yang begitu perhatian.

Berikut ini beberapa karya TA gw yg bisa gw post ke sini. TVC dan Radionya gak bisa gw post, berat! Komputer gw lemot soalnya. Karena TA udah beres, gw udah gak terima kritik atau cacian! Gw cuma terima ucapan selamat dan tawaran kerja! Huehehehehe… nggak sih, silahkan kalau ada kritik, masukan dan saran. Akan sangat berguna buat pembelajaran gw.

Well, enjoy!!

Logo dan Tagline Kampanye

CONDITIONING

 

Storyboard TVC 1 

 


Print ad 1, 2, dan 3 

 

Skrip radio conditioning, informing, dan reminding 

 

Billboard di lampu merah
Didesain seakan mau jatuh 

 

Website
setiap orang bisa memasukkan data fisiknya untuk mendapatkan jenis dan porsi olah raga yang sesuai 

Web banner di yahoo, google, dan kompas 

 

Advertorial di Majalah Tempo
Untuk meningkatkan believability kampanye 

 

INFORMING

Storyboard TVC 2

 



Print ad 4, 5, 6, dan 7 

 

Billboard ring basket 

 

Billboard di jembatan penyebrangan 

 

Ambient di pintu lift mall dan perkantoran 

 

Ambient Start tangga mall dan perkantoran 

 

Ambient Start di pintu keluar halte busway 

 

Ambient Start – Finish di eskalator
Dipasang melawan arah 

 

Event “Clash Meeting”
mengolah ragakan masyarakat dengan topeng adu gengsi antar perusahaan
 

REMINDING

Storyboard TVC 3

 


Print ad 8, 9 dan 10 

 

Billboard di sekitar rumah sakit 

 

Ambient pengganti bola putih di pool bar 

 

Ambient sekaligus merchandise 

 

Advertisements

Ambient Media?

This phrase started to appear in British media jargon about four years ago, but (to judge from a recent article in the newspaper Sunday Business) now seems to be firmly established as a standard term within the advertising industry. It refers to almost any kind of advertising that occurs in some non-standard medium outside the home. Examples are messages on the backs of car park receipts and at the bottom of golf holes, on hanging straps in railway carriages, on the handles of supermarket trolleys, and on the sides of egg cartons (some clever souls have even exploited modern printing technology to put advertising messages on the eggs themselves). It also includes such techniques as projecting huge images on the sides of buildings, or slogans on the gas bags of hot air balloons. The general term for the objects that carry the advertising messages is ambient media; someone using the technique may be called an ambient advertiser. The phrase was presumably coined during the peak of popularity of ambient music, a genre with electronic textures that create a mood or atmosphere. As a result of such coinages, the standard meaning of ambient, relating to something that is in the immediate environment, is becoming slightly less precise.

Ambient advertising contains the seeds of its own destruction, he says, because once the approach is copied and becomes commonplace, it ceases to surprise.

Guardian, August 1997

Playboy

Entah gw harus seneng apa malu dengan masuknya Playboy ke Indonesia. Yang pasti Gw gak setuju dengan majalah itu masuk sini.. mmm mungkin lebih tepatnya gak peduli.. Emangnya kita kekurangan media kaya’ gitu ya? gw rasa sih nggak deh..

Tapi gw juga gak setuju dengan RUU APP… Well, lupakan tema itu…

Yang pasti iklannya playboy yg gw dapetin ini keren!! Lebih bagus daripada majalahnya sendiri!!
Guys, Enjoy!!


Exercise Anywhere

Well, satu lagi iklan tentang olah raga. Kali ini poster (atau ambient (atau justru direct mail))…

Yah.. bisa nggak ya bikin yang lebih bagus dari ini?

Mak Erot


Hahahaha… ini iklan ambient media Mak Erot buatan FCB Indonesia… hehehe Lucu juga. Walaupun rada vulgar (coba liat TVC Viagra versi “Good Morning”. asik tapi gak vulgar).

Hehehe… yah, sayang gw gak perlu Mak Erot… Gw butuhnya Mak Irit….

Outdoor Media Award

“Giant Toothbrush campaign” for Pepsodent
Lowe Indonesia

I was just found out that there is an international award for outdoor media only. It was held in Singapore and called Singapore Outdoor Advertising Award (SOAA). And in SOAA 2005, Lowe Indonesia become the best of show with their Giant Toothbrush Campaign for Pepsodent. Well, Congratulation!!

Menyusul artikel gw soal ambient media kemaren, barusan gw nemu artikel tentang Singapore Outdoor Advertising Award (SOAA). Oooohhhh… ternyata ada toh festival iklan yang khusus nampilin iklan-iklan outdoor media. Ada loh ternyata….

Dan hebatnya, (mungkin udah pada tau..) Lowe Indonesia jadi Best of Show di SOAA 2005 kemaren!! Yah, tahun 2005 mungkin bisa dibilang sebagai kebangkitan periklanan Indonesia di ajang internasional. Mulai dari Lowe di SOAA, Ogilvy & Mather yang jadi finalis di Cannes, Leo Burnett Kreasindo yang dapet perunggu di Clio, sampe Lowe dan Fortune yang dapet perunggu serta McCann Erickson yang dapet gold di New York Festival. Kongrats!!!

Ambient Media: Binatang langka

Zinema Zombie Second Season/Bogota Museum of Modern Art 

 

Ambient media, may have became a regular advertising strategy in your country. But not in mine. So, if you don’t mind, I need to talk about it with my people. Just a sec.. Meanwhile, you can enjoy my other articles.

Ok, sementara bule-bule itu udah pergi, mari kita ngobrol soal ambient media.

Di semua festival iklan internasional, pasti gw nemu yang namanya kategori outdoor media atau out of home media, atau yang biasa disebut ambient media. Di Citra Pariwara juga ada kategori ini. Bahkan tahun 2004, gw pernah jadi finalis bareng Avicom Airvertising di kategori ini. Sayang ga ada pemenangnya…

The Economist

 

Well, bukan itu yang pengen gw omongin. Tapi dari sekian entry ambient media yang masuk ke Citra Pariwara, kok kita jarang liat barangnya di sekitar kita ya?

Gw pribadi, seinget gw, gak pernah liat iklan yang tayang pake ambient media. Bahkan yang gw dan tim gw buat waktu Citra Pariwara 2004 juga initiative ad yang cuma tayang di 1-2 kafe di jakarta.

CH-9


Jadi kenapa media ini jarang dimanfaatin di Indonesia?

Apa karena jarang yg tau soal media ini? Gw yakin sih enggak mungkinlah ada advertising agency di Indonesia yang gak tau soal ambient media. Maluin…

Apa karena kliennya yang gak tau soal ini? Mungkin, tapi masih bisa diedukasi.

Apa karena produksi dan perawatannya yang susah? Bisa juga. Karena gw pernah liat supplier yang gak bisa menyanggupi pembuatan ambient media karena gak berani ngurus perawatannya.

Atau karena resikonya yang besar? Maksudnya, tau kan kalau Indonesia itu orang-orangnya sangatlah peka terhadap lingkungan. Ada telepon umum, di cabut. Ada tong sampah bagus, di bawa pulang. Ada spanduk nganggur, dicolong buat bikin acara kampus (hahaha… gw pernah nih kalo yang ini..). Pokoknya hampir ga ada sarana umum yang selamet dari tangan-tangan jahil. Mungkin karena ini orang takut buat bikin ambient media.

Soda Insect Restaurant


Anyway, menurut gw ambient media itu bisa jadi strategi yang efektif buat iklan. Karena sekarang “seeing is believing” mungkin udah gak cukup. Experiencing is believing mungkin lebih tepat. Ada komentar?

 

K2R Stain Remover 

 

Original Costumes 

 

FedEx Kinkos 

 


Blog Stats

  • 40,765 hits

DON’T ASK ME TO SHUT UP

"Advertising is the most fun you can have with your clothes on".

Ya, ini blog iklan. Berisi opini, pujian, dan mungkin hinaan. Gak semuanya benar, gak wajib didengar, tapi jangan dibungkam. Sekedar belajar, ditulis biar gw inget, dipublish biar berguna.

NOTE: Pilih kategori dari sidebar untuk memudahkan menemukan artikel yang dicari :)

Follow me on Twitter

Categories