Archive for the 'Report' Category

Telkomsel Siaga 2011

Client: Telkomsel Product: Telkomsel Siaga Agency: Leo Burnett  Art Director: Dami Sidharta Copywriter: Hendra Ustriady Production House: Plush Executive Producer: Rolaand Tan Film Director: Arie Ong Post: The Cut Shop

Lucu itu susah ternyata.

Ditodong sama klien harus jadi orang yang lucu Ramadhan ini. Dan itulah kita coba lakukan. Berangkat dengan 4 ide seri TVC, akhirnya yang dieksekusi cuma 2.  Yang menarik dari produksi iklan ini adalah talentnya. Awalnya kita nyoba untuk jualan sepasang pelawak Vincent dan temannya. Tapi karena satu dan lain hal, klien mengharuskan kita untuk menggunakan talent Sule dan Deddy Mizwar. Terpaksalah kita mengalah dengan hanya memakai Vincent dan menambahkan Sule dan Deddy Mizwar ke dalam cerita.

Awalnya kesel.

Bete.

Ngerasa gak akan lucu lagi kalau ada Deddy Mizwar.

Tapi setelah kita coba kasih dia peran, tiba-tiba Deddy Mizwar jadi seseorang yang beda dari perannya biasanya. Ada pengalaman yang beda ketika melihat Deddy Mizwar dengan kostum Jedi mengejar-ngejar ayam astronot.  Ini bukan Deddy Mizwar yang gw kenal. Well, itu menurut gw sih:) Semoga pada suka sama iklan ini. Jadi orang lucu itu susah, bikin iklan lucu juga ternyata susah. Semoga ini cukup lucu buat yang nonton 🙂

Enjoy

Advertisements

Telkomsel Paling Indonesia & Galaxy Crane

Client: Telkomsel Product: Corporate Agency: Leo Burnett Creative Director: Dodi Triaviandi Art Director: Dami Sidharta Copywriter: Hendra Ustriady Production House: Plush Executive Producer: Rolaand Tan Film Director: AK Post: VHQ Singapore

 

 

Seandainya ada matahari waktu shooting…

Shooting paling berdarah-darah yang pernah gw lakukan. 3 hari shooting + 1 hari weather contingency dibawah guyuran hujan… Bahkan beberapa shots dilakukan di dalam ruangan.

Proses pembuatan animasinya juga cukup bergelimang darah. Ini karena animasi dikerjakan di Singapur dan gw gak bisa ada di sana untuk waktu yang lama. Memang bisa kirim work in progress  lewat email, tapi tetap gak akan semudah, selancar, dan sejelas kalau kita ada langsung di sana. Datang ke post house ketika online present gak ngasih waktu yang cukup untuk kita bisa ngepush animasi sampai maksimal. Tapi ya… apa boleh juga… 🙂

Oh, ya! Di shooting kali ini juga gw nemu mainan baru. Phanter Galaxy Crane! Beda dengan Jimmy Jib yang biasa gw pakai, Galaxy Crane memungkinkan Director of Photography untuk naik ke atasnya dan mengoprasikan kamera secara langsung. Menurut Arief Pribadi, DP di iklan ini, penting untuk bisa mengoprasikan kamera langsung dari atas salah satunya karena bisa melihat langsung melalui view finder dan mendapatkan gambar yang akurat.  Dengan Jimmy Jib, DP hanya bisa melihat gambar dari bawah melalui monitor.

Mulai sekarang Jimmy Jib cuma layak untuk dokumentasi kawinan anak pejabat… Halah…

 

 

 

Telkomsel Siaga 2010 & Motion Control

Client: Telkomsel Product: SIAGA Agency: Leo Burnett Creative Director: Dodi Triaviandi Art Director: Dami Sidharta Copywriter: Hendra Ustriady Production House: SquareBox Executive Producer: Stella Seow Film Director: Bona Palma Music: Opick

 

 

Project pertama gw dengan Motion Control. Intinya sih, binatang ini memungkinkan kita mengambil gambar dengan pergerakan kamera yang presisi. Umum juga digunakan untuk mengambil beberapa elemen gambar dengan gerakan kamera yang sama, untuk nantinya digabungkan di post-production. Di iklan ini, Motion Control (mokon) gw pakai untuk membuat adegan transisi.

Pada saat persiapan, kamera digerakan secara manual dan gerakannya diprogram di komputer. Mokon akan merekam pergerakan tersebut dan mengulangnya ketika pengambilan gambar secara presisi. Adegan transisi dalam iklan ini, di mana talentnya berjalan menyebrangi frame untuk berpindah lokasi, dibuat dengan menggabungkan 2 gambar. Gambar pertama, talent A berjalan di lokasi 1. Gambar kedua, talent A berjalan di lokasi 2. Kedua pengambilan gambar dilakukan dengan gerakan kamera yang sama persis yang sudah diprogram. Di tahap post-production kedua gambar tsb digabungkan.

Yah kira-kira gitulah…

Sebenernya mokon memungkinkan kita untuk membuat adegan yang jauh lebih canggih. Apa yang gw lakukan di iklan ini cuma penggunaan paling sederhana dari fungsi mokon. Ini salah satu showreel motion control yang berhasil gw temukan. Enjoy!

 

Bring The Love Back

Gw baru aja selesai ngikutin 3 hari workshop tentang HumanKind, dimana gw diajak untuk memahami apa itu HumanKind, apa bedanya dengan model-model yang ada sebelumnya, gimana membuat brief HumanKind, dll. Sedikit  tentang HumanKind bisa dilihat di post gw sebelumnya.

Di workshop ini diputar beberapa video ilustrasi tentang topik yang sedang di bahas. Ini salah satunya. Enjoy!

DIA membawa gw pergi

Hari ini udah memasuki minggu kedua gw di kantor baru. Seperti yang gw bilang di post sebelumnya, TVC Energen adalah TVC terakhir gw di Octocomm. Dan setelah 3 tahun mengabdi, akhirnya gw memutuskan untuk mencoba hal baru. Multinational Agency.

3 Tahun terakhir gw belajar banyak hal. Gw dapet banyak hal. Terima kasih gw untuk Octocomm dan Octovate Group. Juga bwat semua penghuninya. Trutama bwat Mas Hakim Lubis yang udah mungut gw dari got.

3 tahun di Octocomm adalah petualangan yang menyenangkan. Dan gw sungguh sangat bahagia. Gw gak akan pernah lupa agency pertama gw. Yang memberi gw bentuk. Memberi gw isi.

Hari ini udah memasuki minggu kedua gw di Leo Burnett. Semoga petualangannya lebih seru lagi.

Anugerah Kebudayaan 2007

Plakat penghargaan yang kayanya ktuker.
Harusnya media elektronik, gw dapetnya media cetak. hahahaha…. 

 

Di Panggung Prambanan. Gw dan Group Head gw, Erick Hotma.
Diantara kita berdua itu Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik.

Tanggal 6 November kemaren, Gw dan Group Head gw, Erick Hotma, berangkat ke Jogja untuk menerima penghargaan kebudayaan dari pemerintah untuk iklan kita, Gudang Garam Cahaya Asa. Katanya sih iklan itu dianggap sebagai iklan dengan kebudayaan Indonesia terbaik dan turut berjasa melestarikan budaya Indonesia.. Hahahahahahaha…

Pengalaman naek panggung pertama kali yang gak terlupakan.. Kapan lagi lo naek panggung bwat nerima penghargaan dalam guyuran hujan tanpa payung.. Hahahahahaha.. Acaranya emang diadakan di panggung terbuka di kompleks Candi Prambanan.

Yang menarik, mulai tahun ini, plakat penghargaannya terbuat dari emas murni 24 karat. Setelah ngobrol2 sama panitianya, ternyata plakat yang dulu terbuat dari perunggu sengaja diganti dengan plakat emas biar memiliki nilai jual. Belajar dari para mantan atlit yang bisa bertahan hidup dengan ngejual koleksi medali dan piala emas. Gak salah kalo banyak orang tua yang gak ngebolehin anaknya jadi seniman. “Cita2 kok seniman. Kamu mau makan apa?”, kata mereka.. Gak jauhlah sama art director. Lembur tiap hari tapi gak kaya-kaya… hahahahaha..

Oh ya.. Selain plakat ada hadiah uangnya juga.. Haha, jadi deh kita beli PS3.. Hahahahahaha…

ADOI CREATIVE INTEGRATION WORKSHOP

Hmm… blog ini udah mulai jamuran ya…
Belakangan ini gw ngrasa sedikit bersalah sama diri gw sendiri karena gw udah sangat jarang posting.. Gw jadi malu sama apa yg gw tulis di ‘about me’… “Where’s the passion, Man??”… Jadi gw memutuskan buat posting lagi.. walaupun gak penting2 amat juga..

Gw baru aja pulang dari sebuah workshop yang diadain oleh ADOI di hotel mulia sejak kemaren. Creative Integration judulnya. Dan pembicaranya…….. John Merrifield!!! Creative at Large di TBWA\ASIA PACIFIC. Well, i’m not a big fan of him, tapi Vertical football, salah satu karyanya beberapa tahun lalu adalah salah satu iklan yang paling gw suka..

This John pernah kerja di Jakarta beberapa tahun yang lalu di Saatchi & Saatchi. Kebetulan CD gw sekarang pernah kerja bareng dia. Selain di Jakarta, dia juga pernah kerja di beberapa negara asia pasifik. Ada yang menarik yang dia ucapin tentang asia di workshop ini. Kemaren, salah satu peserta workshop ini sempet ‘ngeluh’ tentang betapa susahnya untuk bisa bikin iklan yang bagus di Indonesia. Kliennya rese’ lah, budgetnya tipis lah, dll. Dan John menjawab, dari pengalamannya kerja di beberapa negara asia, gak ada satupun negara yang lebih susah untuk bikin iklan bagus dari pada jepang!!! Jepang adalah tempat yang paling susah!! Gw gak sempet nangkep alasannya apa… Semoga bukan karena dia sukses bikin vertical football di jepang.. hahahahaha…

Well, gak banyak yang bisa gw tangkep dari workshop ini yang bisa gw share di sini. Beberapa poin yang masih bisa gw inget (catetan gw ketinggalan di hotel soalnya..):

Lock the award books away
approach yang sesuai untuk permasalah yang harus kita pecahkan gak ada di Archive, SHOTS, adsoftheworld.com, D&AD Annual, atau award book lainnya. Solusinya ada di luar sana bersama target audience kita. Kalau kita sering ngeliat barang2 tadi, kita akan terjebak untuk membuat barang yang sama. Itulah kenapa print ad dengan big shocking visual, logo segede upil di sudut kanan bawah, dan 1 line copy jadi trend belakangan ini. Kita terlalu banyak liat award books! Kita bukan hanya ‘nyontek’ eksekusi atau ide dari para pemenang cannes itu, tapi juga ‘nyontek’ strateginya yang pasti gak akan masuk dengan kondisi di negara kita. Jadi, kita harus meluangkan lebih banyak waktu di antara para target audience dibandingkan di depan tv nonton shots!! Well, pasti susah….

Fuck Clever
ooo, yes, all he was saying is fuck this, fuck that… hahahaha… maksudnya, kebanyakan our so called iklan kreatif yang kita buat targetnya adalah juri2 di citra pariwara, art director saingan, CD-CD di multinational agency, dll… “iklan-iklan kreatif” itu dibuat biar kita keliatan pinter dimata mereka. Iklan2 yang cuma mereka yang ngerti. Bahkan pacar kita sendiri akan bilang, “hah?” waktu kita nanya, “gimana? keren kan? nangkep ga?”.
Lupain untuk tampil pinter di depan mereka. Iklan yang berhasil adalah iklan yang bikin impact among the crowd! Bukan cuma dapet award!

Leap!!
Untuk bisa sukses, setiap kegiatan pemasaran harus melakukan lompatan (mungkin maksudnya inovasi.. huehehe). Ada 3 macem leap yang dia sebutin:
1. Product Leap
2. Strategy Leap
3. Execution Leap

Dan kita cuma boleh melakukan salah satunya. Contohnya iPod. Barang ini udah ngelakuin yang namanya product leap dengan terobosannya yang mampu mengubah industri musik. karena dia udah melakukan product leap, makanya strategi dan eksekusinya di buat sederhana biar produknya bisa bersinar.

Kalau produknya biasa aja dan paritas, kita harus ngelakuin strategy leap. Gw sih nangkepnya mungkin bikin positioning baru yang beda untuk sebuah produk termasuk dalam strategy leap. Maap kalo salah. Gw juga gak pinter…. Contoh strategy leap, sebuah perusahaan jasa masalah kendaraan (mungkin semacam jasa derek mobil, montir, dll) di luar sana memposisikan perusahaan/jasanya sebagai emergency service yang ke 4 setelah polisi, pemadam kebakaran, dan ambulans.

Dan, kalau produk dan strateginya gak bisa banyak bicara, yang harus kita lakukan adalah melakukan execution leap. Bikin eksekusi yang bagus! Setelah gw inget2, iklan2 dengan eksekusi gila yang pernah gw liat emang gak ada apa2 di belakangnya.. PS2 misalnya. produknya 11-12 sama console lainnya. Strateginya juga biasa aja. Makanya dia bikin eksekusi yang gila.

Get the Voice
Temuin suara dari campaign kita and stick with it. Mungkin semacam personality, spirit, tone & manner, atau semacamnya… jangan munculin persepsi yang berbeda dalam satu campaign.

Journey
Bawa target audience kita ke dalam sebuah perjalanan dalam campaign. Buat mereka ngerasain setiap alur ceritanya. well…….. Ok, gw gak menemukan cara gimana ngejelasin poin ini. semoga gak ngebingungin… hahahahahaha..

Job #1: IMPACT!!!
Seperti udah gw bilang di atas. Yang utama adalah impact!! Seberapa besar dampak yang bisa diakibatkan oleh iklan kita di masyarakat adalah objective-nya. Award adalah hadiahnya. Impactnya juga harus dahsyat denga effort yang reasonable. Manfaatin berita. Be on the news!! Seperti yang udah John lakukan dengan vertical footballnya yang berhasil menghemat jutaan dolar biaya publikasi dengan cara menjadi berita!! IMPACT!! Thats what integrated campaign is all about.

Diluar tips2 tadi, john lebih banyak ngingetin kita untuk kerja dengan cepat. Dia ngebiasain kita untuk gak percaya sama ide2 pertama. cari minimal 20 ide lalu pilih yang terbaik dan cari lagi 20 ide dari ide terbaik tadi. Dengan cara ini, para peserta workshop berhasil ngeluarin banyak ide dalam 2 hari workshop ini dan menurut John yang sempet beberapa kali jadi juri award show,beberapa diantaranya masuk ke kategori worldclass. Semoga dia gak cuma ngegombal… hahahahahaha….

Dia juga encourage kita buat berani nyoba ngajuin ide-ide yang baru, fresh, breaktrough, dll ke klien2 kita. Great ideas doesn’t belong in the “great ideas” folder.

Well, itu sedikit hasil dari workshop ini yang masih bisa gw inget. Gw banyak masukin pendapat2 pribadi gw yang belom tentu bener, jadi jangan terlalu percaya sama isi blog ini. Anyway, gw posting artikel ini cuma biar blog ini gak kosong, jadi siapa tau gw cuma mengarang bebas… hahahahahahahahaha…..

Thanks to John Merrifield
for two days out of the office
for a goal


Blog Stats

  • 40,765 hits

DON’T ASK ME TO SHUT UP

"Advertising is the most fun you can have with your clothes on".

Ya, ini blog iklan. Berisi opini, pujian, dan mungkin hinaan. Gak semuanya benar, gak wajib didengar, tapi jangan dibungkam. Sekedar belajar, ditulis biar gw inget, dipublish biar berguna.

NOTE: Pilih kategori dari sidebar untuk memudahkan menemukan artikel yang dicari :)

Follow me on Twitter

Categories