Archive for the 'Opinion' Category

Old Spice: The Man Your Man Could Smell Like

Pasti udah pada liat TVC pemenang grand prix di Canneslions 2010 ini. I’m on a horse! Hahaha…

Awalnya gw gak gitu suka TVC ini. Lucu sih, tapi biasa aja. Di Cannes kmaren gw lebih jagoin The Man Who Walked Around The World-nya Johnnie Walker. Tapi, beberapa hari yang lalu gw nemu video interview dengan kreatifnya, Craig Allen dan Eric Kallman dari  Wieden + Kennedy Portland. Dan gw mulai tertarik sama iklan ini. Ketika nonton interview mereka, gw cukup kaget juga, untuk TVC 30 detik, dengan isi yang bisa dibilang tolol-tololan kreatifnya, kliennya mau ngeluarin uang untuk shooting 3 HARI!! Ditambah dengan teknis produksi yng lumayan ribet (Bikin mesin untuk mindahin Old Spice Guy dari kapl ke atas kuda).

Setelah gw nonton interview ini, dan denger penjelasan tentang briefnya, gw jadi tau bagusnya iklan ini. Salut!

Tapi ceritanya gak selesai sampai di situ. Ternyata Karakter Old Spice Guy ini menjelma jadi karakter yang hidup di Internet. Tentunya sebagai support dari above the lina campaignnya, W+K membuat online  campaign yang memungkinkan Old Spice Guy untuk berinteraksi dengan penggemar dan konsumennya. Yup! Old Spice Guy punya banyak penggemar. Banyak orang berkomentar tentang iklan ini di Internet, baik di Youtube, atau di Twitter.  Selama tanggal 12-14 July kmaren, komentar2 itu yang dijawab oleh Old Spice Guy dengan pesan yang sangat personal. Baik dari orang2 tak dikenal dengan username aneh, sampai alyssa Milano dan Demi Moore. Bahkan di salah satu video response-nya, Old Spice Guy melamarkan seorang wanita untuk salah satu penggemarnya.

Seluruh 186 video responsenya bisa diintip di youtube channelnya. Hasilnya? Per 18 July channel ini ditonton lebih dari 94 juta kali dan menjadi #1 ALL-TIME Most Viewed Sponsored Channel di YouTube. Salut!

Salut salut salut! Angkat topi buat campaign ini. Silver fish handcatch!!

Axe Gamekillers

“What is the insight?”.

Bos baru gw sering ngomong gitu. Well, sedikit curhat, setiap gw nyetor inisiatif sama dia, ide-ide gw yang berangkat dari product explanation atau benefit gak pernah laku. Setelah tanya kanan kiri, ternyata bos baru gw ini emang penganut aliran insight. Gak mau yang sekedar lurus dari benefit. Pemikirannya harus lebih dalam dan relevan.

Nah, campaign axe yang satu ini tiba-tiba jadi sangat menarik bwat gw. Insight! Bukan cuma ide dan medianya yang menarik, tapi juga sangat insightful. Axe yang gak lagi sekedar nampilin belahan dada dan pantat bulat menggoda. Coba lihat karakter masing-masing game killersnya. Semua berangkat dari insight!  Man With Dog, The One Upper, The Balladeer, dll, semua punya insight yang kental. Dan tetep sangat relevan sama premis produknya. Dahsyat! Kalau sempet, coba ulik Youtube dan cari video gamekillers lainnya. Masing-masing dibahas setiap karakter dan tv shownya. Enjoy!

The Best Job in the World

Sekedar sharing sebuah campaign yang digilai banyak orang. Gw sangat suka campaign ini karena kesederhanaannya tapi punya viral value yang kuat. Coba liat linenya. “The Best Job in the World”. Simple, lurus, kaya gak pake mikir, tapi kuat banget. Masih inget teori Leap-nya John Merrifield yang dulu sempet gw share? Nah, ini buktinya kalo strategi udah kuat, jangan ditutupin sama crafting2 ga penting. Huehehehe… Enjoy!

PS: Ternyata the best job in the world itu bukan art director ya… ;p

Print from Cannes 2009

Kalau ada print ad favorit dari Cannes 2009 kmaren, ini pilihan gw. Print ad yang sederhana sampai ketika gw baca punch linenya yang sangat nampol… Salut! Gw dengki sekali…. Enjoy!

 

wwftrees_0

wwfearth

 wwfcrocodile

wwfshark

wwfcalf

Pemilu Legislatif

Samurai XSamurai X
051c327984053bfccb6bc95bc9e9c20c

Kungfu Panda

Avatar

Avatar

Detective Conan, Dragon Ball, Naruto

Detective Conan, Dragon Ball, Naruto

Gandalf

Gandalf

James Bond

James Bond

Obama

Obama

Superman forever

Superman forever

 

Gw sempet berdiskusi dengan seorang teman tentang campaign parpol di pemilu kali ini. Menurut dia, campaign PKS adalah yang paling bagus. Dari mulai gerakan peduli tetangga sampai kampanye warnanya. Terus terang gw gak gitu suka sama kampanye warnanya PKS. Gak jelas maksudnya apa, terlalu samar, dan membuat PKS terlihat gak punya sikap.

Well, apapun pendapat temen gw tentang campaign PKS, ternyata (mungkin) karena kondisi geografis kita yang sangat luas dan terpencar-pencar, muncul kampanye2 kecil secara sporadis. Lepas dari umbrella campaign partainya. Lepas dari brand DNA, tone & manner, bahkan mungkin juga targetnya. Samurai X? Waww! Avatar? Hahahaha… 

Selain itu sistem pencalonan caleg yang dilepas oleh partainya menyebabkan munculnya kampanye-kampanye yang juga jauh terlepas dari kampanye partainya. Akibatnya, jangankan membawa brand DNA partainya, para caleg tersebut bahkan kelihatan bingung mencari jati diri. Mereka kelihatan kebingungan membentuk citra diri. Tuan Rony merasa dirinya harus meminjam kostum Superman. Kakek Abdul merasa ia seperti Gandalf (menurut gw dia lebih mirip pendekar Wu Tang dengan topinya itu). Bahkan Tuan Bayuadipermana harus menyingkat namanya dengan maksa biar bisa dibaca Obama.

Banyak orang di sekeliling gw memutuskan untuk ga milih di pemilu legislatif dengan alasan gak kenal calegnya, ga tau programnya. Mungkin ini sebabnya. Para caleg ini berkenalan dengan kita mengenakan topeng Obama yang menghalangi kita untuk kenal siapa mereka, apa programnya. Tuan Ahmad Firdaus memilih mengenakan topeng James Bond, lengkap dengan logo 007-nya. Daripada mencantumkan gagasannya dia lebih memilih menulis surat Al-Kahfi 107 yang gak ada hubungannya. Bahkan logo plesetan Trans 7 dia anggap lebih penting. Gak heran angka golput tahun ini mencapai 41 juta orang (CIRUS).

Well, memang billboard, baliho, atau poster bukan media yang tepat untuk menyampaikan visi dan gagasan mereka. Masalahnya media lain juga ga ada! 

Seorang teman bilang sama gw, “Gak bisa lo samain dengan pemilu Obama di Amerika, Dam! Di sini kan mayoritas orangnya berpendidikan rendah, buat mereka iklan yg kaya gitu yang bisa diterima!”. Goblok! Justru karena targetnya berpendidikan rendah harusnya komunikasinya dibuat lebih informatif dan lebih mudah dicerna. Kalau kaya gini, itu namanya penipuan. Kaya jual mobil ga dijelasin mesinnya kaya apa, fiturnya apa aja, jangan2 malah ga bisa jalan. 

 

Kontrak Politik

Kontrak Politik

 

Terus terang gw gak suka PDI-P dan Megawati. Dan gw pikir semua orang Indonesia berpikiran hal yang sama. Page “say no to Megawati” di Facebook membuat gw semakin yakin. Tapi ternyata? PDI-P menduduki peringkat ke-2 di pemilu legislatif. Gila! Mikir apa sih orang2? Masih mau dipimpin presiden ngambekan begitu? Tapi akhirnya gw menemukan jawabannya. PDI-P mengkomunikasikan kontrak politiknya! Memperjuangkan sembako murah, menciptakan jutaan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Lengkap dengan pernyataan bahwa kalau gagal, anggota DPR dari PDI-P dilarang mencalonkan kembali. Jelas! Mungkin (sekali lagi, mungkin) pernyataan itu yang dibeli rakyat. Seperti halnya pemilih Partai Demokrat membeli semua daftar keberhasilan pemerintahan SBY. Yup, Demokrat juga melakukan hal yang sama. Memberi informasi relevan yang mudah dimengerti.

Terbukti komunikasi berobjektif awareness gak mampu mengajak 41 juta orang memilih salah satu caleg tersebut. Sama halnya komunikasi awareness gila-gilaan gak mampu mengangkat posisi Gerindra. Mungkin mereka harus kembali ke teori lama, AIDA.

Well, ini semua cuma pendapat gw. Mungkin salah. Coba yu cek toko sebelah… Yang pasti, gw gak memihak atau memusuhi salah satu partai. Gw 1 diantara 41 juta orang. Tulisan ini gw buat untuk mencoba memulai diskusi tentang iklan pemilu 2009. Seorang teman gw yang sekarang tinggal di luar negeri ngajak gw diskusi tentang topik yg gw gak gitu ngerti ini, jadi gw minta bantuan kalian. Hahahaha…

There’s nothing new under the sun

Beberapa waktu lalu waktu gw lagi diskusi sama temen gw, nyari ide buat bikin self promo, kita sempet keluar beberapa ide yang lumayan. Tapi selalu aja diakhiri dengan kata-kata, “tapi… kaya’nya gw pernah liat yg mirip ini deh…” atau, “wah, mirip iklan itu tuh”…

Akhirnya temen gw berkesimpulan, “Dam, kaya’nya semua ide kreatif (konsep, ide, dan eksekusi) tuh udah ada yg pake. Tinggal diubah-ubah dikit aja. Atau dituker-tuker pesan dan brandnya.”.

Gw pikir, masuk akal juga… Jarang banget gw liat ada iklan yg bener-bener baru, baik eksekusi maupun idenya. Tapi kok gw gak rela ya kalo hal itu benar adanya…

Kalo emang seperti itu adanya, berarti gak akan ada hal baru di dunia ini. Gak akan ada iklan yang bener-bener fresh!

Tapi gw ragu…

Menurut gw..
Pasti masih ada yg belom pernah dibuat orang..
Pasti masih ada yg belom pernah diangkat orang…
Pasti masih ada yg belom pernah kepikiran sama orang laen…

Mana yang menurut Anda benar?
Gw apa temen gw?

Orang paling sakti

Coba bayangin, sebuah agency iklan sednag menangani sebuah kampanye. Bayangkan semua tahapan pekerjaannya. Dari mulai client brief sampai eksekusi. dari nyusun product knowledge sampai color separation. Dari nyusun strategi pemasaran sampai budgeting media. Dari wawancara FGD sampai motret. Dari ngegali insight sampai ngarahin sutradara film iklan. Dari bikin sketsa sampe presentasi ke klien.

Di dalamnya melibatkan banyak orang Acount Manager, Account Executive, Traffic, Creative Director, Art Director, Copy Writer, Media, Strategic Planning,FA Artist, Visualizer, Office Boy, Fotografer, Film Director, Postpro House, dst dst dst…

Kebayang?

Oke… sekarang bayangin itu semua dilakuin sama satu orang… Semua tahapan dari awal sampe akhir..

Kebayang?

Jangan dibayangin… Rasain!!
Emang di dunia ini gak ada yang sesakti anak TA…


Blog Stats

  • 40,527 hits

DON’T ASK ME TO SHUT UP

"Advertising is the most fun you can have with your clothes on".

Ya, ini blog iklan. Berisi opini, pujian, dan mungkin hinaan. Gak semuanya benar, gak wajib didengar, tapi jangan dibungkam. Sekedar belajar, ditulis biar gw inget, dipublish biar berguna.

NOTE: Pilih kategori dari sidebar untuk memudahkan menemukan artikel yang dicari :)

Follow me on Twitter

Categories