Archive for November, 2010

Telkomsel Paling Indonesia & Galaxy Crane

Client: Telkomsel Product: Corporate Agency: Leo Burnett Creative Director: Dodi Triaviandi Art Director: Dami Sidharta Copywriter: Hendra Ustriady Production House: Plush Executive Producer: Rolaand Tan Film Director: AK Post: VHQ Singapore

 

 

Seandainya ada matahari waktu shooting…

Shooting paling berdarah-darah yang pernah gw lakukan. 3 hari shooting + 1 hari weather contingency dibawah guyuran hujan… Bahkan beberapa shots dilakukan di dalam ruangan.

Proses pembuatan animasinya juga cukup bergelimang darah. Ini karena animasi dikerjakan di Singapur dan gw gak bisa ada di sana untuk waktu yang lama. Memang bisa kirim work in progress  lewat email, tapi tetap gak akan semudah, selancar, dan sejelas kalau kita ada langsung di sana. Datang ke post house ketika online present gak ngasih waktu yang cukup untuk kita bisa ngepush animasi sampai maksimal. Tapi ya… apa boleh juga… 🙂

Oh, ya! Di shooting kali ini juga gw nemu mainan baru. Phanter Galaxy Crane! Beda dengan Jimmy Jib yang biasa gw pakai, Galaxy Crane memungkinkan Director of Photography untuk naik ke atasnya dan mengoprasikan kamera secara langsung. Menurut Arief Pribadi, DP di iklan ini, penting untuk bisa mengoprasikan kamera langsung dari atas salah satunya karena bisa melihat langsung melalui view finder dan mendapatkan gambar yang akurat.  Dengan Jimmy Jib, DP hanya bisa melihat gambar dari bawah melalui monitor.

Mulai sekarang Jimmy Jib cuma layak untuk dokumentasi kawinan anak pejabat… Halah…

 

 

 

Advertisements

Telkomsel Siaga 2010 & Motion Control

Client: Telkomsel Product: SIAGA Agency: Leo Burnett Creative Director: Dodi Triaviandi Art Director: Dami Sidharta Copywriter: Hendra Ustriady Production House: SquareBox Executive Producer: Stella Seow Film Director: Bona Palma Music: Opick

 

 

Project pertama gw dengan Motion Control. Intinya sih, binatang ini memungkinkan kita mengambil gambar dengan pergerakan kamera yang presisi. Umum juga digunakan untuk mengambil beberapa elemen gambar dengan gerakan kamera yang sama, untuk nantinya digabungkan di post-production. Di iklan ini, Motion Control (mokon) gw pakai untuk membuat adegan transisi.

Pada saat persiapan, kamera digerakan secara manual dan gerakannya diprogram di komputer. Mokon akan merekam pergerakan tersebut dan mengulangnya ketika pengambilan gambar secara presisi. Adegan transisi dalam iklan ini, di mana talentnya berjalan menyebrangi frame untuk berpindah lokasi, dibuat dengan menggabungkan 2 gambar. Gambar pertama, talent A berjalan di lokasi 1. Gambar kedua, talent A berjalan di lokasi 2. Kedua pengambilan gambar dilakukan dengan gerakan kamera yang sama persis yang sudah diprogram. Di tahap post-production kedua gambar tsb digabungkan.

Yah kira-kira gitulah…

Sebenernya mokon memungkinkan kita untuk membuat adegan yang jauh lebih canggih. Apa yang gw lakukan di iklan ini cuma penggunaan paling sederhana dari fungsi mokon. Ini salah satu showreel motion control yang berhasil gw temukan. Enjoy!

 


Blog Stats

  • 40,765 hits

DON’T ASK ME TO SHUT UP

"Advertising is the most fun you can have with your clothes on".

Ya, ini blog iklan. Berisi opini, pujian, dan mungkin hinaan. Gak semuanya benar, gak wajib didengar, tapi jangan dibungkam. Sekedar belajar, ditulis biar gw inget, dipublish biar berguna.

NOTE: Pilih kategori dari sidebar untuk memudahkan menemukan artikel yang dicari :)

Follow me on Twitter

Categories